Presiden Joko Widodo Resmi Menjadi Orang Pertama Yang Divaksin!

By ADMIN Jan 13, 2021 5:06:10 PM

3VIEWS
0SHARES

Presiden Joko Widodo Resmi Menjadi Orang Pertama Yang Divaksin!

Quizy.id – Hari Rabu, 13 Januari 2021, Indonesia resmi memulai gelombang pertama program vaksinasi COVID-19. Presiden Joko Widodo pagi tadi resmi menjadi orang pertama yang disuntik dengan vaksin Covid-19 milik Sinovac asal Tiongkok.

Selain Jokowi, beberapa staff dan juga selebriti Raffi Ahmad juga ikut divaksin untuk menunjukkan keamanan vaksin ini agar rakyat percaya dan merasa aman saat harus melakukan vaksin.

Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) karena sudah berhasil melewati tahap-tahapan uji klinis pada vaksinnya. MUI juga sudah mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin ini.

Izin penggunaan darurat dan fatwa halal dari MUI merupakan sinyal bahwa vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.

Dalam pemberian izinnya, BPOM melakukan kajian hasil uji klinis tahap akhir pengujian vaksin, termasuk khasiat atau efikasi vaksin. Sedangkan vaksin Sinovac berhasil melalui tujuh proses, mulai dari permohonan, pemeriksaan, penetapan, pengujian, pengecekan fatwa MUI, sehingga sertifikat halal bisa diterbitkan.

Berikut ini beberapa hal penting yang sudah tim Quizy rangkum terkait dengan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia:

  1. Efikasi Vaksin Sinovac

Pemberian izin penggunaan darurat dari vaksin Sinovac didasarkan atas data analisis dan uji klinis yang dilakukan di Bandung, didukung data dari Turki dan Brasil. Uji klinis fase 3 di Bandung menunjukkan vaksin Covid-19 buatan China mempunyai tingkat efikasi 65,3 persen dan sudah memenuhi standar WHO yaitu efikasi vaksin sebesar 50%.

  1. Imunogenesitas 99,23 persen

Selain dari efikasi vaksin sinovac, imunogenesitas atau kemampuan untuk membentuk antibodi berfungsi membunuh dan menetralkan virus juga dinilai dalam uji klinis fase 3. Dari uji coba yang dilakukan di Bandung, didapatkan data antibodi sampai 3 bulan setelah penyuntikan sebesar 99,23 persen.

  1. Efek samping ringan hingga sedang

Hasil pemantauan selama 3 bulan lalu setelah penyuntikan dosis kedua juga menunjukkan vaksin Sinovac aman dengan temuan efek samping ringan hingga sedang. Efek samping lokal yang terjadi meliputi nyeri, indurasi atau iritasi, dan kemerahan. Sedangkan efek samping sistemik meliputi  nyeri otot, kelelahan dan demam.

Gelombang pertama vaksin Covid-19 dengan periode Januari - April 2021 ini diperuntukan untuk para petugas kesehatan, publik, serta lansia. Sedangkan gelombang kedua dengan periode April 2021 - Maret 2022 diperuntukan untuk masyarakat rentan di daerah dengan risiko penularan tinggi dan masyarakat umum lainnya.